Tag Archives: evaluasi supplier

Tips Memilih Konsultan Pertama Kalinya

tips-memilih-konsultan-pertama-kali

A consultant is someone who borrows your watch to tell you the time, then keeps your watch and charges you.

Mengapa kita membutuhkan konsultan?

Untuk meningkatkan kinerja perusahaan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dilakukan dengan memperbaiki proses, menstandarkan cara kerja, memakai teknologi terbaru, menerapkan sistem manajemen mutu dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaaannya, agar berjalan dengan efektif dan efisien, sering pihak perusahaan memakai jasa dari pihak luar yang biasa kita disebut sebagai konsultan. Namun kalau tidak mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai kriteria konsultan yang mau kita pakai jasanya, bisa – bisa kita akan memperkerjakan orang yang tidak tepat. Sudah bayar mereka mahal – mahal namun kita tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan. Jadi pada kesempatan kali kami akan berbagi pengalaman tips memilih konsultan untuk pertama kalinya. Sehingga jika suatu pagi atasan menelpon minta dicarikan konsultan, kita sudah mempunyai bekal yang cukup.

Cara Bodoh Seleksi Supplier Buat Barang Yang Belum Jelas

Cara Bodoh Seleksi Supplier Untuk Barang yang Spesifikasinya Belum Diketahui

Menyeleksi supplier adalah perkara yang mudah – mudah susah. Dikatakan mudah, jika kita sudah mengetahui spesifikasi barang yang mau dibeli. Dikatakan susah jika kita tidak tahu sama sekali spesifikasinya. Namanya aja baru denger, begitulah kira – kira.

Misalnya suatu saat, atasan menginstruksikan kita mencari supplier mesin pengolah air reverse osmosis (RO) atau mesin dust collector. Kebetulan kita tidak tahu apa – apa soal barang tersebut. Ketidaktahuan kita biasanya disebabkan oleh : (1) barang ini belum pernah dibeli sebelumnya, (2) latar belakang pendidikan dan (3) tugas utama kita (main responsibility) yang berbeda/ tidak ada hubungannya. Tapi yang namanya instruksi atasan, mau tidak mau harus dikerjakan walau pun tidak tahu apa – apa.

Tapi jangan takut, walau pun kita belum tahu spesifikasinya, kita masih bisa menyeleksi supplier dengan mudahnya.

Bagaimana Mengetahui Calon Supplier Berbohong atau Tidak

Dua Hal yang Harus Dilakukan Dalam Seleksi Supplier

Tahap akhir dari seleksi supplier adalah memutuskan apakah para supplier tersebut memenuhi kualifikasi atau tidak. Apakah supplier ini berbohong atau tidak? Walau pun kita sudah bertemu dengan para supplier dan mengajukan beberapa pertanyaan, namun kita masih ragu dengan hasilnya. Apalagi dalam prakteknya perwakilan dari supplier ada yang pintar berkomunikasi (baca pintar ngomong) dan ada yang tidak.

Cara Menyeleksi Supplier Tahap Lanjut

Jika Cara Seleksi Supplier Tidak Memberikan Hasil yang Diharapkan

Dalam proses pengadaan barang dan jasa, terkadang kita menghadapi situasi seperti ini : seleksi supplier sudah dilakukan dan sudah ditunjuk untuk menyuplai bahan baku atau barang ke perusahaan. Namun hasilnya setelah dievaluasi supplier bekerja tidak sesuai dengan harapan. Hal ini disebabkan cara kita melakukan seleksi supplier sebelumnya tidak berhasil menilai para supplier dengan akurat. Kalau kondisi seperti ini maka cara menyeleksi supplier-nya harus diperbaiki agar tujuan kita tercapai. Kita membutuhkan cara menyeleksi supplier yang lebih baik; seleksi supplier tahap lanjut agar bisa menilai supplier lebih akurat.

Seleksi supplier secara sederhana memang mudah dilakukan oleh siapa pun termasuk bagi yang belum pernah melakukan sebelumnya. Namun kelemahannya adalah hasilnya bisa kurang akurat kalau para calon supplier mempunyai kemampuan yang tidak terlalu jauh berbeda.

Cara Mudah Menyeleksi Supplier

Tahapan – tahapan untuk melakukan seleksi supplier bagi pemula/ karyawan baru

Bagi karyawan perusahaan besar melakukan seleksi supplier merupakan kegiatan yang biasa – biasa saja. Tapi tidak bagi karyawan UKM (usaha kecil menengah).

Pada umumnya UKM belum mempunyai prosedur tetap dan menerapkan seleksi supplier untuk menentukan para supplier. Biasanya mereka menunjuk satu pihak (saja) untuk menyuplai bahan baku dan barang – barang lain untuk kegiatan produksi mereka. Pihak ini bisa teman, kerabat atau kenalan mereka.

Seleksi supplier adalah kegiatan untuk menilai kemampuan para calon supplier (biasanya dua atau lebih calon supplier) dengan tujuan mendapatkan supplier yang mampu menyuplai bahan baku atau barang dengan kualitas yang kita tentukan/ kualitas bagus, harga yang murah, suplai yang kontinyu dan pengiriman yang tepat waktu. Jadi tidak salah juga, jika supplier kita merupakan teman, kerabat atau kenalan asalkan mampu memenuhi hal – hal tersebut.

Pada postingan kali ini, kami berbagi pengalaman bagaimana cara mudah untuk menyeleksi supplier untuk UKM atau para karyawan yang belum pernah melakukan kegiatan ini.