Category Archives: PROSEDUR

Cara Pengadaan Barang dan Jasa Agar Tidak Salah Beli

Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa yang Benar Agar Purchasing Tidak Salah Pesan

prosedur pengadaan barang dan jasa

Atasan saya pernah bercerita bahwa di tempat kerjanya sebelumnya tidak ada karyawan yang mau ditempatkan di bagian purchasing (pembelian). Hal ini disebabkan karena karyawan di bagian purchasing sering dimarahi oleh end user dari departemen lain karena salah dalam pengadaan barang dan jasa : Salah beli barang, salah sewa jasa. Belum lagi kalau harganya kemahalan.

Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi prosedur pengadaan barang dan jasa yang benar agar staff purchasing tidak melakukan kesalahan lagi dalam pengadaan barang dan jasa.

Cara Menyeleksi Supplier Tahap Lanjut

Jika Cara Seleksi Supplier Tidak Memberikan Hasil yang Diharapkan

Dalam proses pengadaan barang dan jasa, terkadang kita menghadapi situasi seperti ini : seleksi supplier sudah dilakukan dan sudah ditunjuk untuk menyuplai bahan baku atau barang ke perusahaan. Namun hasilnya setelah dievaluasi supplier bekerja tidak sesuai dengan harapan. Hal ini disebabkan cara kita melakukan seleksi supplier sebelumnya tidak berhasil menilai para supplier dengan akurat. Kalau kondisi seperti ini maka cara menyeleksi supplier-nya harus diperbaiki agar tujuan kita tercapai. Kita membutuhkan cara menyeleksi supplier yang lebih baik; seleksi supplier tahap lanjut agar bisa menilai supplier lebih akurat.

Seleksi supplier secara sederhana memang mudah dilakukan oleh siapa pun termasuk bagi yang belum pernah melakukan sebelumnya. Namun kelemahannya adalah hasilnya bisa kurang akurat kalau para calon supplier mempunyai kemampuan yang tidak terlalu jauh berbeda.

Cara Mudah Menyeleksi Supplier

Tahapan – tahapan untuk melakukan seleksi supplier bagi pemula/ karyawan baru

Bagi karyawan perusahaan besar melakukan seleksi supplier merupakan kegiatan yang biasa – biasa saja. Tapi tidak bagi karyawan UKM (usaha kecil menengah).

Pada umumnya UKM belum mempunyai prosedur tetap dan menerapkan seleksi supplier untuk menentukan para supplier. Biasanya mereka menunjuk satu pihak (saja) untuk menyuplai bahan baku dan barang – barang lain untuk kegiatan produksi mereka. Pihak ini bisa teman, kerabat atau kenalan mereka.

Seleksi supplier adalah kegiatan untuk menilai kemampuan para calon supplier (biasanya dua atau lebih calon supplier) dengan tujuan mendapatkan supplier yang mampu menyuplai bahan baku atau barang dengan kualitas yang kita tentukan/ kualitas bagus, harga yang murah, suplai yang kontinyu dan pengiriman yang tepat waktu. Jadi tidak salah juga, jika supplier kita merupakan teman, kerabat atau kenalan asalkan mampu memenuhi hal – hal tersebut.

Pada postingan kali ini, kami berbagi pengalaman bagaimana cara mudah untuk menyeleksi supplier untuk UKM atau para karyawan yang belum pernah melakukan kegiatan ini.