Pilih Mana? CPKB atau GMP?

Lipstik. Sumber gambar Rawpixel

Apakah Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) sama atau berbeda dengan Good Manufacturing Practics (GMP)?

Ada yang bertanya apakakah CPKB dan GMP itu sama atau berbeda? Ada yang menjawab sama dan ada yang menjawab beda. Masing-masing ada alasannya.

Kalau saya menjawab beda dan sama. CPKB berbeda dengan GMP. Sertifikasi CPKB dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BP POM) atau Food and Drug Administration (FDA) masing-masing pemerintah (setidaknya yang saya ketahui untuk negara-negara di ASEAN). Dan GMP yang namanya ISO 22716 : 2007 dikeluarkan oleh badan sertifikasi. ISO 22716 ini dikeluarkan lembaga internasional ISO.

Selain itu juga, yang kami ketahui, sertifikasi CPKB, diakui di kawasan regional ASEAN. Ini sebagai bentuk harmonisasi ASEAN menjadi masyarakat ekonomi ASEAN. Sedangkan sertifikat GMP berlaku global.

CPKB dan GMP dikatakan sana karena mempunyai aspek-aspek yang persyaratan (requirement) yang hamir sama. Di bawah ini adalah daftar aspek – aspek CPKB dan GMP.

Aspek-aspek CPKB

1. Sistem manajemen (Management System)
2. Personalia (Personnel)
3. Bangunan dan fasilitas (Premises)
4. Sanitasi dan hygiene (Sanitation and Hygiene)
5. Peralatan (Equipment)
6. Produksi (Production)
7. Pengawasan mutu (Quality Control)
8. Dokumentasi (Documentation)
9. Penyimpanan (Storage)
10. Audit internal (Internal Audit)
11. Kontrak produksi dan pengujian (Manufacturing and analysis contract)
12. Penanganan keluhan (Complaints)
13. Penarikan Produk (Recalls)

Aspek – aspek GMP

1. Personalia (Personnel)
2. Bangunan dan fasilitas (Premises)
3. Peralatan (Equipment)
4. Bahan Baku dan Bahan Pengemas (Raw materials and packaging materials)
5. Produksi (Production)
6. Produk jadi (Finished products)
7. Laboratorium pengawasan mutu (Quality control laboratory)
8. Penanganan produk tidak sesuai (Treatment of product that is oout of specification)
9. Limbah (Wastes)
10. Subkontrak (Subcontracting)
11. Penyimpangan (Deviations)
12. Keluhan dan penarikan produk (Complaints and recalls)
13. Kendali perubahan (Change control)
14. Audit Internal (Internal audit)
15. Dokumentasi (Documentation)

Walau pun ada beberapa perbedaan penamaan aspek, secara keseluruhan, menurut kami, memuat hal yang sama. Kalau ingin mempelajari kedua-duanya, kami sertakan link persamaan aspek CPKB dan GMP ini .

Jadi dari sini sudah bisa tahu dari perbedaan dan persamaan CPKB dan GMP. Saran saya kalau sudah menerapkan secara sungguh-sungguh dan konsisten kita bisa sertifikasi dua-duanya. Baik itu sertifikasi CPKB dan GMP. Karena kalau perusahaan yang menerapkan CPKB dengan baik, maka otomatis menerapkan GMP dengan baik juga. Bagi pembaca yang mempunyai opini yang berbeda atau mau sharing penerapan kedua-duanya silahkan isi kolom komentar. Terima kasih

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.