Jenis Tunjangan dan Fasilitas Perusahaan

Tidak peduli apakah Anda seorang job seeker atau kayawan di perusahaan, dari sekian pembaca blog ini, berapa orang yang bisa menjawab apa bedanya antara fasilitas dan tunjangan pekerja? Kemudaian sebutkan jenis-jenis fasilitas dan tunjangan yang diberikan perusahaan.Terus apakah semua orang memikirkan fasilitas dan tunjangan kerja yang bakal diterimanya kalau diterima di sebuah perusahaan? Kami fikir hanya sedikit yang berfikir seperti itu karena di zaman sekarang ini berfikirnya : yang penting dapat kerja dulu.

Ketika Anda diterima sebagai seorang karyawan sebuah perusahaan maka Anda akan menerima upah atau gaji. Dimana yang di dalamnya sudah termasuk fasilitas, tunjangan serta bonus. Ada pun tujuan dari pemberian berbagai macam fasilitas dan tujuan ini antara  lain untuk mendorong karyawan lebih disiplin dan produktif.

Perlu diingat bahwa fasilitas dan tunjangan yang diberikan setiap itu perusahaan berbeda-beda. Hal ini biasanya tergantung kepada :

  • Biaya keperluan hidup minimum pekerja dan keluarganya. Tentu berbeda antara pekerja ekspatriat dengan pekerja lokal.
  • Peraturan perundang – undangan yang mengikat tentang Upah Minimum Provinsi (UMP)
  • Kemampuan dan Produktivitas perusahaan. Tentu berbeda antara perusahaan besar dengan perusahaan kecil.
  • Jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.
  • Perbedaan jenis pekerjaan. Pekerjaan yang memiliki resiko lebih besar tentunya lebih besar fasilitas dan tunjangannya dibandingkan yang resikonya lebih rendah.

Untuk mengetahui apa itu bedanya fasilitas dan tunjangan dari perusahaan. Apa saja jenis-jenis fasilitas dan tunjangan karyawan maka akan lebih mudah kalau melihat gambar di bawah ini :

Fasilitas dan Tunjangan Karyawan

Ketika seorang menerima upah atau gaji setiap bulannya maka di harus mengetahui apa-apa yang menjadi komponen upahnya. Upah seorang karyawan itu terdiri dari komponen upah dan komponen non upah. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja nomor : SE-07/MEN/1990 tentang Pengelompokan Upah.

Apa yang dimaksud dengan komponen upah? Komponen upah terdiri dari :

1. Upah atau Gaji Pokok
Upah pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan.

2. Tunjangan Tetap
Tunjangan tetap adalah suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja dan keluarganya, serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok. Tunjangan tetap ini diberikan tidak dikaitkan dengan kehadiran dan besarnya tetap. Besarannya tetap sama tidak peduli apakah Anda masuk terus tanpa absen sama sekali atau banyak absennya di bulan tersebut. Adapun macam – macam tunjangan tetap adalah sebagai berikut :

  • Tunjangan istri
  • Tunjangan anak
  • Tunjangan perumahan
  • Tunjangan kematian
  • Tunjangan daerah
  • dan lain – lain.

 

Tunjangan tetap biasanya diberikan jika ada perbedaan status dan atau adanya tugas tambahan:

  • Tunjangan jabatan diberikan pada karyawan yang menempati jabatan struktural dalam perusahaan seperti menjadi leader / supervisor / kepala dan seterusnya.
  • Tunjangan komunikasi diberikan kepada karyawan yang menjalankan tugas tertentu yang dalam kesehariannya membutuhkan banyak komunikasi dengan klien / relasi perusahaan.
  • Tunjangan keluarga diberikan kepada pekerja yang telah memiliki tanggungan istri dan atau anak.
  • Tunjangan kemahalan diberikan kepada pekerja yang ditugaskan ke daerah yang biaya hidupnya lebih mahal dari tempat semula.

Tunjangan tetap dapat berubah jika terjadi perubahan status seperti:

  • Tidak mendapat tunjangan jabatan jika karyawan tersebut tidak lagi menjabat sebagai leader / supervisor/ kepala dan seterusnya.
  • Tidak diberi tunjangan komunikasi jika karyawan tersebut dipindahtugaskan dan menangani tugas yang tidak memerlukan komunikasi dengan klien/ relasi perusahaan.
  • Tunjangan keluarga berkurang jika misalnya anak ybs meninggal.
  • Tidak mendapat tunjangan kemahalan jika kemudian kembali bertugas ke daerah semula.

3. Tunjangan tidak tetap
Tunjangan tidak tetap adalah suatu pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerjaan, yang diberikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarnya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah.

Terkadang di sebuah perushaan ada tunjangan ada yang masuk tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Misalnya tunjangan transportasi. Di perusaahaan A tunjangan transportasi menjadi tunjangan tetap. Tunjangan ini diberikan tidak dikaitkan dengan kehadiran. Pokoknya setiap bulan dapat sekian. Namun di perusaahaan B dijadikan tunjangan tidak tetap. Ini diberikan berdasarkan kehadiran. Kalau kehadirannya tinggi, maka nilainya cukup besar begitu sebaliknya. Hal ini biasanya dilakukan karena setiap perusahaan punya kebijakan dan strategi masing-masing.

Apa saja yang dimaksud dengan pendapatan non-upah?
Yang termasuk komponen non upah antara lain :

1. Fasilitas
Fasilitas adalah kenikmatan dalam bentuk nyata/natura yang diberikan perusahaan oleh karena hal-hal yang bersifat khusus atau untuk meningkatkan kesejahteraan kayawan. Contoh fasilitas adalah fasilitas kendaraan (antar jemput pekerja atau lainnya); pemberian makan secara cuma-cuma; sarana ibadah; tempat penitipan bayi; koperasi; kantin dan lain-lain.

2. Bonus
Bonus adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja mencapai hasil kerja melampaui target produksi yang sudah ditetapkan atau karena kenaikan produktivitas. Besarnya pembagian bonus diatur berdasarkan kesepakatan.

3. Tunjangan Hari Raya (THR), Gratifikasi dan Pembagian keuntungan lainnya.
Kalau ini sudah jelas.

Pemberian bonus kepada karyawan biasanya berbeda-beda. Di bawah ini adalah macam-macam bonus yang biasa diterima.

1. Bonus Prestasi
Setiap tahun perusahaan biasanya mengeluarkan bonus untuk mengapresiasi prestasi yang telah dicapai karyawannya. Jumlah bonus prestasi antara satu karyawan dengan yang lain berbeda. Besarnya berdasarkan hasil personal appraisal atau penilaian prestasi karyawannya itu. Ada karyawan yang mendapatkan bonus dua kali gaji pokok karena prestasinya yang outstanding, ada juga yang mendapatkan setengah gaji pokok atau tidak mendapatkan bonus sama sekali karena kinerjanya minim.

2. Bonus Tahunan
Bonus tahunan ini diberikan kepada karyawan swasta setiap akhir tahun ketika perusahaan mengalami keuntungan lumayan. Meskipun demikian, tidak semua perusahaan memberikan bonus tahunan pada karyawannya. Apalagi tidak ada peraturan spesifik yang mewajibkannya. Jadi bonus ini dikeluarkan sebagai bentuk kemurahatian pihak perusahaan saja. Anda yang mendapatkan bonus tahun bersyukurlah karena owner perusahaan Anda adalah orang yang baik hati.

3. Gaji Ketigabelas
Gaji 13 ini adalah bonus yang diberikan untuk para pegawai negeri sipil (PNS) setiap akhir tahun. Sebenarnya hampir sama dengan bonus tahunan untuk karyawan swasta, namun istilahnya saja yang sedikit berbeda.

4. Bonus Pembagian Keuntungan (Profit Sharing)
Bonus ini dibagikan ke karyawan berdasarkan keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dan jumlah saham yang dimiliki karyawan. Makin besar keuntungannya, makin besar bonus yang didapatkan si karyawan. Beberapa perusahaan memang memiliki program kepemilikan saham bagi karyawan (employee stock option program) yang memungkinkan karyawan memiliki saham di tempat mereka bekerja. Saham bisa diberikan secara cuma-cuma (misalnya sekian persen) atau menjual saham kepada karyawannya. Kepemilikan saham ini akan memacu karyawan untuk bekerja lebih giat lagi. Karena kalau bekerja lebih giat maka perusahaan perusahaan maju dengan kata lain keuntungannya bertambah. Kalau keuntungan bertambah maka pembagian keuntungan pun bisa bertambah.

Setelah membaca postingan kali ini kami berharap Anda sudah bisa paham apa itu tunjangan dan fasilitas karyawan. Namun perlu disimak baik-baik setiap perusahaan punya kebijakan dan ketentuan yang berbeda-beda. Tentunya tidak bisa dipukul rata kemampuannya. Dikembalikan ke kemampuan masing-masing perusahaan. Yang bisa kita lakukan selain bekerja lebih giat, kita juga berdoa agar Boss kita bermurah hati menambah fasilitas dan tunjangannya. Aamiin.

lebi jauh bisa baca :

www.hukumonline.com

https://portalhr.com

https://gajimu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *