Ternyata Penerapan ISO 9001:2015 Tidak Ada Manfaatnya, Kalau…

Kualitas – Waktu – Biaya. Foto oleh Dirk Wouters

Penyebab Kegagalan dan Kesuksesn Penerapan ISO 9001:2015

Sebelum saya membahas manfaat dari penerapan ISO 9001:2015 (selanjutnya disebut ISO 9001), saya mau mengajukan sebuah pertanyaan : Apakah perusahaan Anda sudah menerapkan ISO 9001? Kalau belum, saran saya fikir baik-baik terlebih dahulu sebelum menerapkannya. Karena tanpa intepretasi dan pemahaman yang sesuai mengenai persyaratan ISO 9001, hasil dari penerapannya tidak akan ada gunanya alias tidak memberikan manfaat bagi perusahaan. Masak sih enggak ada manfaatnya? Iya,  memang bisa tidak memberikan manfaat. Makanya sampai sejauh ini perusahaan tempat saya bekerja, belum mau menerapkan ISO 9001:2015.



Sebelum saya membalas lebih lanjut mengenai penerapan ISO 9001 yang tidak memberikan manfaat ini, perlu saya beri peringatan terlebih dahulu. Isi dari postingan ini berdasarkan pengalaman dan pendapat pribadi. Dimana setiap orang memiliki pengalaman dan pendapat yang berbeda-beda. Jadi apa yang berlaku di tempat saya bekerja, belum tentu berlaku buat orang lain.

Pilih Mana? CPKB atau GMP?

Lipstik. Sumber gambar Rawpixel

Apakah Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) sama atau berbeda dengan Good Manufacturing Practics (GMP)?

Ada yang bertanya apakakah CPKB dan GMP itu sama atau berbeda? Ada yang menjawab sama dan ada yang menjawab beda. Masing-masing ada alasannya.

Kalau saya menjawab beda dan sama. CPKB berbeda dengan GMP. Sertifikasi CPKB dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BP POM) atau Food and Drug Administration (FDA) masing-masing pemerintah (setidaknya yang saya ketahui untuk negara-negara di ASEAN). Dan GMP yang namanya ISO 22716 : 2007 dikeluarkan oleh badan sertifikasi. ISO 22716 ini dikeluarkan lembaga internasional ISO.


Selain itu juga, yang kami ketahui, sertifikasi CPKB, diakui di kawasan regional ASEAN. Ini sebagai bentuk harmonisasi ASEAN menjadi masyarakat ekonomi ASEAN. Sedangkan sertifikat GMP berlaku global.

CPKB dan GMP dikatakan sana karena mempunyai aspek-aspek yang persyaratan (requirement) yang hamir sama. Di bawah ini adalah daftar aspek – aspek CPKB dan GMP.

Bagaimana Memulai Penerapan CPKB

Kosmetika. Sumber gambar dari Nir N

Tulisan Lengkap Mengenai Penerapan CPKB dan Memperoleh Sertifikat CPKB

Alasan dan Manfaat Menerapkan CPKB

Pada postingan kali ini saya mau membahas penerapan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB). Ketika saya membuat tulisan ini saya belum mempunyai data terupdate berapa jumlah perusahaan kosmetika baik perusahaan besar maupun usaha kecil menengah  (UKM) yang sudah menerapkan CPKB. Ketika kami menerapkan CPKB beberapa tahun yang lalu masih banyak perusahaan, terutama UKM yang belum menerapkannya. Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, boleh dibilang Indonesia ketinggalan soal ini. Faktor luas geografis menjadi salah satu kendala utamanya.


Alasan Pelaku Industri Menolak CPKB

Ada beberapa alasan para pelaku industri yang menolak atau belum mau mengimplementasikan CPKB. Alasan tersebut antara lain :

1. Mahal

Mereka berpendapat mengimplementasikan CPKB itu mahal karena membutuhkan biaya. Misalnya biaya untuk memperbaiki fasilitas dan bangunan agar sesuai dengan ketentuan. Lantai harus dicat epoxy atau poliurethane, ruangan produksi powder harus diberi sekat dan lain-lain. Belum biaya untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) berupa pakaian bersih, masker penutup kepala, sarung tangan dan sepatu bersih untuk para operator produksi. Itu semua memebutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Jangan Pernah Anggap Remeh! Basmi Rayap Secara Dini!

Serangan Rayap. Sumber gambar dari Roy Buri

Bagaimana Cara Membasmi Rayap dan Pencegahannya.

Ketika mendengar kata rayap, pertama kali terlintas dalam fikiran adalah rayap merupakan serangga kecil yang menyukai benda-benda yang mengandung selulosa seperti kayu dan kertas. Selain itu juga kita suka menemukan jejak-jejaknya di bagian rumah, kantor atau gudang yang kurang terkena sinar matahari dan lembab.

Tapi apakah kita pernah mengetahui bahwa rayap bisa menimbulkan kerugian yang sangat besar? Kami yakin sebagian besar dari kita kurang memperhitungkan serangga yang satu ini. Sebagai buktinya adalah kita masih jarang memperhitungkan resiko serangan rayap pada ketika akan membuat bangunan. Berdasarkan data dari Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) kerugian yang disebabkan oleh rayap bisa mencapai hingga Rp2,8 triliun per tahun. Bahkan berdasarkan data di Amerika Serikat kerugian akibat rayap adalah 4 (empat) kali lebih banyak dibandingkan dengan kerugian akibat kebakaran. Berdasarkan data ini, angkanya tidak kecil dan ancamannya tidak bisa dianggap kecil lagi.

Beberapa Jenis Alat Pelindung Diri (APD) dan Manfaatnya

APD Face Field

Untuk jenis pekerjaan atau kondisi bekerja tertentu, pekerja diharuskan mengenakan alat pelindung diri atau APD. Ada pun tujuan dari penggunaan alat pelindung diri (APD) antara lain adalah untuk :
1. Melindungi tenaga kerja, apabila usaha rekayasa (engineering) dan administratif tidak dapat dilakukan dengan baik.
2. Meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja
3. Menciptakan lingkungan kerja yang aman
4. Melindungi pekerja dari bahaya akibat pekerjaannya.
5. Menurunkan tingkat resiko akibat kecelakaan terhadap pekerja.

Yang perlu diingat adalah APD yang dipakai mesti penuhi syarat-syarat yaitu enak digunakan, tak menggangu kerja, memberi perlindungan yang efisien pada jenis bahaya.

Jenis – jenis APD yang digunakan dalam bekerja sudah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per.08/Men/VII/2010 Tentang Alat Pelindung Diri. APD terdiri dari :

Cara Menyeleksi Vendor Pest Control

Beda Pest Control, Rodent Control  dan Termite Control

tikus hewan pengerat

tikus hewan pengerat

Pada industri tertentu seperti makanan dan kosmetik, penggunaan jasa pest control sudah biasa digunakan. Pest control ini bertujuan untuk melindungi dari gangguan dan kerusakan pada bahan baku dan atau produk jadi akibat serangan serangga, hama dan tikus. Sebenarnya selain pest control ada juga istilah rodent control dan termite control.

Yang membedakan dari ketiganya adalah berdasarkan serangga atau binatang yang ditanganinya. Kalau pest control mengendalikan populasi hama dan serangga (general), rodent control mengendalikan tikus dan keluarganya dan termite control mengendalikan rayap. Pada prakteknya pemakaian jasa pest control sudah termasuk dengan rodent control. Sedangkan untuk termite control biasanya terpisah. Dan perusahaan atau vendor yang menyediakan jasa pest control biasanya menyediakan rodent control dan termite control juga. Selain itu mereka memberikan pelayanan menangani ular, fumigasi dan lain sebagainya.

Menumbuhkan Motivasi Karyawan Agar Bekerja Luar Biasa

Motivasi Karyawan Yang Membuat Mereka Bekerja Melebihi Ekspektasi

Sebagai seorang pengusaha atau superior kita menginginkan para karyawan memiliki motivasi bekerja. Dengan mempunyai motivasi dalam bekerja, mereka akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada dalam mencapai sasaran perusahaan. Namun dalam prakteknya sulit sekali menemukan karyawan seperti itu.



Pernah saya meminta seorang karyawan untuk mengerjakan sesuatu yang tidak membutuhkan waktu lama.
“Maaf Pak, sudah jam empat. Saya sudah mau pulang,” jawabnya dengan datar. Setelah itu dia menstater motornya dan terus pulang. Saya hanya mengelus dada. Padahal tugasnya sederhana dan makan waktu sebentar. Hanya gara-gara lebih semenit dua menit dari jam pulang, karyawan tersebut tidak mau mengerjakannya.

Sekarang pertanyannya adalah : bagaimana caranya agar seorang karyawan bekerja dengan baik? Apakah kita iming-imingi gaji atau bonus? Atau dengan ancaman pemecatan? Ternyata dua-duanya bukan jawaban yang tepat.

12 Tips Meeting Yang Efektif dan Efisien

Meeting yang efektif dan efisien

Meeting Yang Efektif dan Efisien Memberikan Nilai Tambah Bukan Hanya Menghabiskan Waktu Saja

Melaksanakan meeting yang efektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Karena fungsi dari meeting yang kami pahami adalah salah satu sarana koordinasi antar berbagai pihak demi kelancaran tugas dan pekerjaan. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah kesepahaman untuk memecahkan masalah yang ada dan atau membuat sebuah kesepakatan/ konsensus.

Yang paling penting sebelum mengundang meeting adalah apakah kita membutuhkan meeting ini atau tidak? Karena kalau kita terlalu banyak meeting kapan eksekusinya. Maka dia tidak akan efektif dan efisien lagi. Kalau kita merasa bahwa memang membutuhkannya maka persiapkanlah meeting ini dengan baik. Karena ini akan memakan waktu Anda dan kolega Anda. Kalau meeting berjalan efektif dan efisien maka kita telah melakukan sebuah pemborosan; bukan sesuatu yang memberikan nilai tambah (added value).

Jenis Tunjangan dan Fasilitas Perusahaan

Tidak peduli apakah Anda seorang job seeker atau kayawan di perusahaan, dari sekian pembaca blog ini, berapa orang yang bisa menjawab apa bedanya antara fasilitas dan tunjangan pekerja? Kemudaian sebutkan jenis-jenis fasilitas dan tunjangan yang diberikan perusahaan.Terus apakah semua orang memikirkan fasilitas dan tunjangan kerja yang bakal diterimanya kalau diterima di sebuah perusahaan? Kami fikir hanya sedikit yang berfikir seperti itu karena di zaman sekarang ini berfikirnya : yang penting dapat kerja dulu.

Ketika Anda diterima sebagai seorang karyawan sebuah perusahaan maka Anda akan menerima upah atau gaji. Dimana yang di dalamnya sudah termasuk fasilitas, tunjangan serta bonus. Ada pun tujuan dari pemberian berbagai macam fasilitas dan tujuan ini antara  lain untuk mendorong karyawan lebih disiplin dan produktif.



Perlu diingat bahwa fasilitas dan tunjangan yang diberikan setiap itu perusahaan berbeda-beda. Hal ini biasanya tergantung kepada :